‘SHAOLIN’, Belajar Kung Fu Untuk Membalas Dendam

film terbaru 2012

‘SHAOLIN’, Belajar Kung Fu Untuk Membalas Dendam.
 
Sinopsis
Daratan China di awal abad ke-20 adalah tempat yang selalu bergolak. Dinasti yang berbeda saling berperan dengan satu tujuan pasti, memperluas wilayah mereka. Yang jadi korban jelas adalah rakyat jelata yang tak tahu apa-apa. Meski mereka tak terlibat perang secara langsung namun dampak kehancuran akibat peperangan mau tak mau mereka rasakan juga.

Di saat yang penuh dengan kekerasan ini Hao Jie (Andy Lau) menemukan kejayaannya. Sebagai seorang jenderal, Hao Jie dikenal tak pernah memberi ampun. Banyak sudah kota yang jadi korbannya. Tak ada yang bisa mengalahkan Hao Jie dan tentaranya yang kuat. Kemenangan demi kemenangan akhirnya membuat Hao Jie sombong. Ia merasa tak ada yang bisa mengalahkannya.

Ketika rakyat kecil menjadi korban ganasnya peperangan, kuil Shaolin adalah tempat satu-satunya untuk berlindung. Para pendatang yang mencari perlindungan kemudian belajar beladiri sekaligus mendalami agama Budha di sana. Mendengar bahwa kuil Shaolin ini melindungi rakyat kecil, Hao Jie pun lantas mendatangi kuil ini dan menantang guru Shaolin untuk beradu kesaktian.

Hao Jie berhasil mengalahkan guru besar Shaolin dan ini membuatnya semakin sombong, sampai akhirnya Hao Jie merasakan pahitnya kekalahan akibat dikhianati. Dalam keadaan tak berdaya, tak ada tempat lain selain berlindung di kuil Shaolin, tempat yang dulu ia anggap sebagai musuh.

Review
SHAOLIN ini bisa dibilang adalah versi baru dari THE SHAOLIN TEMPLE yang mengangkat nama Jet Li. Meski tak benar-benar sama namun kurang lebih film ini tetap membawa ‘jiwa’ dari film pertama yang beredar tahun 1982 itu.

Dari sisi produksi, SHAOLIN ini memang benar-benar spektakuler. Mulai dari seting biara Shaolin sampai dengan pemandangan alam yang indah berhasil diabadikan dalam format yang menarik. Bukan cuma itu, dari sisi aksi laga, SHAOLIN ini juga layak mendapat dua jempol. Koreografi tarung terlihat tertata rapi meski mungkin tak ada sesuatu yang benar-benar baru di sini.

Kalaupun ada kekurangan, barangkali adalah sisi drama dari film martial art ini. Kalau bagian pyrotechnics bekerja sangat memuaskan, sepertinya justru tim penulis naskah yang agak kedodoran. Paling tidak, penonton seolah dipaksa untuk hanya mengikuti pergolakan batin sang pemeran utama sampai-sampai sisi kemanusiaan yang ada di sekitarnya jadi terasa terabaikan.

Untungnya, Andy Lau bukan sembarang aktor. Ia bisa memerankan karakter Hao Jie yang sombong dan haus kekuasaan dengan baik sementara saat semua milik Hao Jie telah hilang, Andy Lau pun masih mampu memerankan gejolak batin karakter ini dengan baik.(kpl/roc)
Genre    :    Martial Arts
Release Date    :    January 19, 2011
Director    :    Benny Chan
Script    :    Alan Yuen, Chi-Kwong Cheung, Qiuyu Wang, Ka Cheong Chan, Cheung Tan
Producer    :    Sanping Han, Zhongjun Wang. Guizhi Xue, Huayang Fu, Albert Yeung
Distributor    :    Emperor Motion Pictures
Duration    :    131 minutes
Budget    :    US$29 million
Official Site    :    –

About Legy Masyhury

Hanya manusia biasa, sungguh! :D http://legianto.com http://desainku.net http://masyhury.web.id http://ideku.info
This entry was posted in 2012, Film, Review. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s